Kamis, 25 Juli 2013

Dracula "Novel Horor Fiksi Populer dari Penulis Tak Populer"



Selamat Puasa KIKOSer~
Semoga puasa tahun ini banyak berkah-nya ya~
Nah… Malam Jum’at yang sepi ini seperti biasa Epik bakal nge-review sesuatu yang menyeramkan~ Yang bakal Epik review adalah novel horor fiksi yang tokoh-nya udah mainstream dijadi’in bahan inspirasi novel atau bahkan film. Novel ini sendiri pernah di filmkan dengan judul “Dracula: Bram Stoker” tahun 1992 (Epik aja belom lahir). Film tersebut dibintangi berbagai aktro dan aktris yang terkenal loh mulai dari Keanu Reeves (as Jonathan Harker), Gary Oldman (as Vlad Dracula), Anthony Hopkins (as Van Helsing), dan Winona Ryder (as Mina Murray).

Daripada nggedabrus lama-lama, mending langsung baca aja ya~


Judul
Dracula
Penulis
Bram Stoker
Genre
Novel Horor Fiksi
Penerbit
Gramedia
Jumlah Halaman
525
Tahun Terbit
November 2012 (cetakan ke-4)

Jonathan Harker diminta datang ke Transylvania oleh bangsawan kaya bernama Vlad Dracula. Vlad Dracula berencana membeli sebuah rumah tua dan menetap di Inggris, maka dari itu ia meminta tolong Jonathan untuk mencarikan rumah yang sekiranya cocok dengan selera Vlad Dracula.

Bram Stoker
Kesan awal Jonathan menginap di kastil Vlad Dracula cukup menyenangkan meski suasana dan lokasi kastil-nya mengerikan. Kastil itu berada dipinggir tebing yang menjorok ke arah laut. Disekeliling kastil terdapat banyak serigala-serigala liar yang siap mengoyak orang-orang tersesat. Suasana di dalam kastil muram dan dingin. Di ruangan mana pun tak terdapat cermin dan kaca-kaca jendela-nya dibuat tebal seolah agar orang dari luar tak dapat masuk ke dalam, atau lebih tepatnya agar orang yang di dalam tak dapat keluar. Terdapat banyak ruangan-ruangan misterius dan terkunci yang membuat siapa pun jadi penarasan akan isi di balik pintu terkunci itu.

Vlad Dracula sendiri tak kalah misterius-nya. Wajah-nya tua dengan keriput disana-sini dan rambut putih yang memenuhi kepala. Kumisnya menjuntai di atas bibirnya yang hampir selalu menyunggingkan senyum yang terlihat licik dan mengerikan. Napas-nya berbau busuk dan gigi-nya tampak runcing. Di telapak tangannya terdapat rambut-rambut halus berwarna putih yang tampak tak lazim. Hal yang paling membuat Jonathan merasa aneh adalah Vlad Dracula selalu menjamunya dengan makanan yang enak tapi tak pernah sekalipun menyentuh makanan-makanan itu. Vlad Dracula selalu berkelit bahwa ia tidak bisa menemani Jonathan makan karena ia sudah makan malam. Meskipun Vlad Dracula cukup ramah dan menjamu Jonathan dengan baik hal tersebut tidak mengurangi rasa horor dari kastil dan sosok Vlad Dracula sendiri.

Semakin lama tinggal di kastil Dracula, Jonathan merasa ada yang aneh dengan Vlad Dracula begitu juga kastil yang ia tinggali. Jonathan akhirnya diam-diam mencari tahu siapa Vlad Dracula sesungguhnya  dengan berkeliling kastil. Gimana petualangan Jonathan yang kelak akan memerangi Vlad Dracula bersama Mina Murray (kekasihnya), Prof. Van Helsing, Dr. Seward (kepala rumah sakit jiwa), dan beberapa orang lainnya?. Baca sendiri ya~

Sekarang waktunya Epik komen… Pertama dari segi gaya cerita ya… Gaya cerita novel ini tergolong unik karena menggunakan model seperti buku diary gitu dan unik-nya lagi tidak hanya diary-nya satu orang aja tapi kumpulan diary banyak orang. Sense pas baca novel-nya itu kayak lagi baca kumpulan diary-nya orang lain yang emang bener-bener terjadi. Kayak real gitu. Selain itu nilai plus dari novel ini adalah setiap kejadian yang ada dijelaskan dengan detil, ditambah lagi penggambaran tokoh-nya kuat terutama si Vlad Dracula-nya. Ngga kebayang deh ada makhluk kayak gitu beneran…

Kekurangan-nya menurut Epik adalah alur novel Dracula karangan Bram Stoker ini cenderung lambat dan agak melodrama. Bagian yang paling seru justru ada diawal-awal yaitu catatan Jonathan ketika tinggal di kastil Vlad Dracula sedangkan pada bagian selanjutnya mulai agak nge-flat. Alasan Epik berpendapat novel ini agak melodrama adalah berdasarkan dari percakapan Mina Murray. Percakapan antara Mina dengan Jonathan, Van Helsing, Lord Goldaming, atau Dr. Seward kadang agak alay dan menye-menye a.k.a sok manja-manja gimana gitu (terutama dengan Van Helsing dan begitu juga sebaliknya). Jujur Epik malah agak mangkel dengan sosok Mina yang terlalu menye-menye. Melodrama piye ngunu lo. Kalo menurut Epik mungkin karena perbedaan budaya dan zaman saat penulisan dengan masa kini. Jaman dulu kan yang berbau melodrama lagi populer benget.

Selain itu, menurut Epik pola pikir setiap tokoh agak sedikit lamban. Saat Mina mulai terlihat pucat dan kelelahan seperti kekurangan darah seharusnya setiap tokoh mulai curiga bahwa Vlad Dracula telah mendatangi Mina. Apalagi Van Helsing sudah tahu ciri-ciri korban Vlad Dracula ditambah lagi ia tahu bahwa makhluk itu bisa berubah wujud dan menghipnotis korban. Hadeh… agak mangkel dengan ke-lemod-an tokoh-tokoh-nya.

Over all sebenernya seru... Apalagi novel ini termasuk karya yang besar dan populer banget. Bukannya Epik ingin menggurangi minat KIKOSer untuk membaca, tapi waktu yang Epik butuhkan untuk menghabiskan novel ini cukup lama loh… Tapi KIKOSer jangan menyurutkan minat untuk baca novel “Dracula”-nya Bram Stoker ini ya~


For Your Information:
1.    Satu-satunya novel Bram Stoker yang booming gila-gila’an ya cuma novel “Dracula” ini, bahkan Bram Stoker sempat dijuluki “penulis buku terlaris yang tidak dikenal”.
2.   Selain membuat novel horor Bram Stoker juga membuat novel drama, tapi kurang terkenal

 Gambar-gambar dari film "Drakula: Bram Stoker" (1992):
Keanu Reeves dan Gary Oldman
Mina Murray  dan Vlad Dracula
Gary Oldman as Vlad Dracula


1 komentar: