Jumat, 22 April 2016

Meja Bertuan

Pria itu datang


Datang bersama rintik hujan
Berlari, menghindar tapi hujan rintik itu tetap mengenainya
Rintik kecil, namun dalam jumlah banyak
Seperti pertemuan yang jarang, tapi banyak menghabiskan waktu
Kecil...jarang...tapi datang dalam jumlah banyak dan lama


                Pria itu masuk
                Sedikit basah...ada bercak hujan di bajunya
                Ada sedikit air di rambutnya, di bagian mata juga
                Entah air di bagian mata itu air tetesan hujan
                Atau air itu dari matanya sendiri
                Untung hujan menyamarkannya
                Hujan rintik itu telah menandai si Pria
                Suka atau tidak bukti air dan bercak itu pasti ada.


Pria itu masuk
Mencari tempat duduk
Tempat hampir kosong ini membuat si Pria menjadi pemilih
Ia menjadi pemilih dan mencari tempat ternyaman
Padahal semua tempat kosong ini sama saja
Sama saja karena si Pria akan duduk sendiri.

                Pria itu duduk di tengah
                Tepat di sebelah meja bertuan
                Ada seseorang di meja itu
                Seseorang tapi tak di kenal
                Si pria melihat sekeliling kadang diam
                Diam seperti merasakan sisa rintik hujan.


Si Pria melihat sekeliling tapi tidak melihat meja bertuan itu
Tempat ini masih sama
Suasana sepi yang sama
Suasana setengah kosong yang sama
Meja dan jam yang sama
Tanpa orang yang sama
Tanpa hujan yang sama


                        Si Pria memutuskan melihat meja bertuan itu
                        Tampak seseorang di sana
Orang yang tidak ia kenal...sudah aku katakan si Pria tidak mengenal orang di sampingnya itu
Tidak mengenal bukan berarti belum pernah bertemu
Seperti hujan rintik ini.


Si pria mulai mengingat
Tiap hujan rintik atau deras dan berangin
Si pria akan memilih orang di sampingnya
Walau tidak saling mengenal, si pria cukup senang.


                Cukup diam sambil menikmati hujan rintik
                Cukup duduk bersebelahan tanpa perlu mengenal
Cukup menjadikan meja itu bertuan, maka semua menjadi lebih menyenangkan.


Tanpa si pria itu sadari
Ia selalu duduk di sebelah orang itu
Duduk di sebelah meja bertuan dengan orang itu yang menempati
Sekedar menutupi gengsi, si pria selalu mencari-cari
Mencari-cari tempat untuk duduk, walaupun pasti berujung duduk di sebelah orang sama
Tempat dan suasana hanya alasan
Padahal orang itu yang si pria inginkan.
               


~Reyko~


                

Tidak ada komentar:

Posting Komentar