Rabu, 08 Oktober 2014

Jagten “Siapa yang Akan Dipercaya? Si Anak? Atau Si Pria?”


Hola hola! Epik lagi fall in love sama 2 om-om ganteng nih!. Pertama adalah abang Norman Reedus yang jadi Daryl Dixon di serial The Walking Dead.
 
Norman Reedus ><
Dan yang kedua adalah Om Mads Mikkelsen (pronounce: Mess Mickelzen) yang jadi Dr. Hannibal Lecter di serial TV Hannibal.
Mads Mikkelsen ><
 Hoaa... ganteng-ganteng bangetkan (>___<)/

Temennya Epik yang sebut saja namanya Ichu juga nge-fans sama kedua om-om ganteng ini dan dia bagi'in pilm keren ke Epik... :D


Judul
Jagten/ The Hunt
Genre
Drama
Tanggal Rilis
10 Januari 2013 (Denmark)
Bahasa
Denmark
Sutradara
Thomas Vinterberg
Durasi
115 menit
Nama Pemain
Mads Mikkelsen
Sebagai
Lucas
Annika Wedderkopp
Sebagai
Klara
Thomas Bo Larsen
Sebagai
Theo
Lasse Folgelstrom
Sebagai
Markus
Susse Wold
Sebagai
Grethe
Alexandra Rapaport
Sebagai
Nadja


Lucas, seorang mantan guru, bekerja di sebuah penitipan anak di kotanya. Meski hidupnya sedikit kacau karena baru saja dikeluarkan dari pekerjaannya menjadi guru (sekolah tempah ia mengajar akan ditutup) dan baru saja bercerai, Lucas berusaha untuk bangkit dan menata hidupnya kembali. Bekerja di penitipan anak bukan hal yang mudah. Anak-anak suka berlari-larian dan aktif sehingga membutuhkan energi besar untuk mengimbanginya. Terkadang Lucas juga harus membantu anak-anak membersihkan diri mereka sehabis buang air. Tapi Lucas berusaha dengan baik untuk melakukan pekerjaannya.
 
Lucas main-main :D
Lucas memiliki sahabat baik bernama Theo, seorang bapak 2 anak. Mereka sering keluar minum-minum dan kumpul-kumpul bersama kawan dari grup berburunya. Nah, kebetulan Klara, anak Theo yang paling kecil, sering dititipkan di penitipan anak tempat Lucas bekerja jadi Klara juga cukup dekat dengan Lucas. Klara sendiri nampaknya nyaman berada didekat Lucas.
 
Lucas dan Klara (FYI, itu Klara yang minta digandeng)
Suatu hari, Klara sedang membungkus semacam mainan berbentuk hati kemudian ia menuliskan namanya. Kemudian scene berpindah saat Klara melihat Lucas sedang bermain gulat dengan para anak laki-laki. Klara terlihat ingin bergabung tapi dia hanya tertawa di ambang pintu melihat tingkah polah Lucas. Saat Lucas kelelahan dan pura-pura mati, Klara langsung berlari ke arahnya dan mencium Lucas tepat di bibir. Lucas terkejut dan merasa tidak nyaman akan hal yang barusan terjadi. Lucas memberi tahu bahwa ciuman di bibir itu hanya boleh diberikan pada ibu dan ayah, lalu hadiah mainan berbentuk hati (yang dibungkus Klara sebelumnya ternyata ditujukan untuk Lucas) dikembalikan lagi ke Klara. Melihat reaksi Lucas tidak seperti yang ia bayangkan, Klara terlihat sangat kecewa sehingga ia berkelit bahwa hadiah itu bukan darinya. Lucas berkata bahwa di kertas pembungkus hadiah itu terdapat nama Klara. Klara bersikukuh bukan ia yang memberi Lucas hadiah dan ia mengatakan bahwa Lucas berbohong.

Sore harinya, sambil menunggu jemputan ibunya, Klara duduk dan mengajak ngobrol Grethe, ketua pengurus penitipan. Klara berkata bahwa ia membenci Lucas. Grethe berkata 'aku kira kau dan Lucas teman dekat'. Klara berkata ia membenci Lucas karena dia memiliki (maaf) anu. Grethe tertawa mendengar kata-kata Klara dan menjelaskan kalau semua laki-laki pasti punya itu. Klara mengaku jika Lucas menunjukan anu-nya dan memberi hadiah berupa mainan berbentuk hati. Grethe pun terkejut dan bertanya mengapa Klara berkata demikian. Klara menjawab karena memang Lucas melakukan hal yang ia katakan tadi.

Disisi lain Lukas sedang pe-de-ka-te dengan Nadja. salah satu staff yang bekerja di penitipan anak juga. Dan sepertinya Nadja memang ada rasa ke Lucas. Sedang Grethe mulai memikirkan perkataan Klara. Sejujurnya Grethe juga agak ragu dengan perkataan Klara karena Grethe tahu kalau Klara ini punya imajinasi yang berlebih tapi Grethe juga tidak bisa menyingkirkan kenyataan bahwa bagaimana mungkin seorang anak kecil seperti Klara bisa mengatakan hal-hal berbau porno seperti itu.

Esoknya Grethe memanggil Lucas ke kantor. Grethe mengatakan ada salah satu anak yang mengaku bahwa telah melihat bagian tubuh Lucas yang paling rahasia. Lucas mengatakan bagaimana mungkin itu terjadi. Grethe masih akan menyelidikannya akan itu dan tidak akan mengambil kesimpulan dengan cepat. Grethe mengundang seorang psikolog untuk menganalisis Klara dan sikap Klara (menurut Epik) kelihatan memang seperti korban pelecehan seksual bahkan si psikiater pun meminta Grethe untuk melaporkan kejadian ini.


Grethe memanggil orang tua Klara dan mengatakan bahwa mungkin Klara jadi korban pelecehan seksual. Ibu Klara sedikit bingung, resah, dan sedih saat mendengar kabar itu. Sesegera mungkin Grethe mengumpulkan para orang tua kemudian memberi tahukan jika mungkin saja telah terjadi perbuatan tidak menyenangkan di tempat penitipan anak dan meminta agar para orang tua melihat tanda-tanda apakah anak-anak mereka ada juga yang mengalami kekerasan seksual. Nampaknya Grethe memberitahukan pada semua orang tua bahwa Lucas lah yang jadi suspect utamanya.

Malam harinya, Lucas ditelpon oleh Markus, anak lelakinya, yang terdengar menangis. Markus mengatakan kalau orang-orang mengatakan Lucas adalah pelaku pelecehan dan dirinya tidak diijinkan untuk berbicara dengan Lucas. Markus mengatakan kalau kabar ini berasal dari Grethe bahkan mantan istri Lucas pun sudah tahu hal ini. Besoknya, Lucas mendatangi Grethe di penitipan anak karena tersinggung dan marah karena bisa-bisanya Grethe menyebar info tanpa konfirmasi ke dirinya terlebih dahulu. Lucas malah menemukan Grethe sedang membicarakan sesuatu bersama beberapa orang tua dan Grethe menolak berbicara dengan Lucas. Sejak itu semua orang di kota terang-terangan mem-bully Lucas dan mengucilkannya. Gimana kisah selanjutnya? Apakah Lucas mampu membuktikan jika bukan dia pelakunya?.

Gyaaaa.... Mangkel... Mangkel... Mangkel... nonton film Jagten alias The Hunt ini bikin emosi diaduk-aduk. Mangkel gitu lihat tokoh Klara yang sok-sok’an innocent padahal apa yang dia katakan itu bohong belaka. Mangkel juga sama orang-orang yang langsung men-judge Lucas sebagai pedofil yang menjijikan. Ah… mangkel pol!. Jujur pas nonton film ini Epik mentolo (alias tega) nyambit Klara pake piring, emosi gitu bawa'annya. FYI, Reyko sampe guling-guling males nonton karena saking mangkelnya dan SellSella sampe bercucuran air mata. Maklum, admin blog KIKOS ini kan Trio Alay~. Hahaha...
 
Annika Wedderkopp
Mungkin pemain yang paling sukses dari film adalah Annika Wedderkopp si pemeran Klara. Karena dia yang paling sukses bikin penonton mangkel. Ekspresi dan gesturnya bagus banget, luwes dan pas banget. (Meski Epik mangkel tapi Epik kudu jujur bilang kalau memang bagus ya bagus). Om Mads Mikkelsen juga keren banget! Aduh jadi nose bleed. Hahaha… Om Mads ini pinter banget… dia nguasai seengganya 5 bahasa yakni Denmark (bahasa ibu), Inggris, Jerman, Rusia, dan Perancis. Tuhkan makin suka sama om-om yang satu ini!~
 
Cakep kan~ ahaha~
Cerita film ini tuh menarik banget. Penonton diposisikan mengetahui bahwa sesungguhnya Lucas itu ngga 'ngapa-ngapain' Klara, jadi wajar kalau penonton memihak pada Lucas. Tapi bagaimana penonton berada di pihak yang tidak tahu kebenarannya? Atau bagaimana jika hal tersebut terjadi di dunia nyata? Apa KIKOSer bakal membela si terdakwa?. Hm... mungkin belum tentu juga. Mungkin bahkan kita bakal ikut menghujat si terdakwa kali ya. Dari film ini penonton diajak untuk tidak mudah memberi label terhadap seseorang sebelum mengetahui kebenarannya. Atau paling ngga usah ikut-ikut nge-bully. Juga jangan mempengaruhi orang seenak udel sendiri tanpa klarifikasi berita yang sesungguhnya kan kasian gitu si terdakwa. Apalagi juga ikut nge-bully anggota keluarga si terdakwa, kasian.

Ada lagi yang perlu dipikirkan setelah nonton film ini yakni sikap kakak laki-laki Klara dan temannya. KIKOSer pasti kaget kenapa anak kecil bisa ngomong hal-hal yang berbau porno kayak gitu. Itu karena kakak Klara dan temannya suka nunjukin video dan gambar porno ke Klara. Susahnya punya anak yang usianya jauh beda ya. Kakak Klara yang udah remaja jadi ngajarin hal-hal yang ngga bener sama Klara. Sebagai orang tua (kelak), KIKOSer harus bisa preventif terhadap hal-hal macam ini.

Eh… sedikit spoiler di film ini ada adegan dewasanya Lucas dan Nadja (cukup eksplisit jadi bagi penggemar Mads Mikkelsen pasti ngga ikhlas). Spoiler lagi… ending dari film ini agak nggantung dan bikin bertanya-tanya... ada yang mau diskusi sama Epik mengenai ending film ini?. Bagi yang penasaran, tonton sendiri yaa~


Referensi:
-https://24.media.tumblr.com/
-http://photobucket.com/
-http://www.imdb.com/title/tt2106476/

Special Thank's:
Terima kasih untuk Ichu yang membagi film ini sama Epik dan mau fangirling'an bareng kepo-kepo'in Abang Norman Reedus sama Om Mads Mikkelsen... arigachu~


Nih Epik kasih gambar-gambarnya:
Klara sama emaknya
Marcus dan Lukas~
Ngga hanya Lucas, tapi Marcus juga kena bully
Kakkoi~
Macak korban ==
Saat premiere Jagten
Mads itu kayaknya sayang sama anak-anak
Awww ganteng~
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar